Sebagai bentuk komitmen dalam mendukung program nasional percepatan penurunan stunting, UPTD Puskesmas Kunir mengembangkan sebuah inovasi pelayanan kesehatan berbasis masyarakat yang dinamakan KIS SEGAR (Kelompok Balita Stunting Sehat dan Bugar).
Inovasi ini merupakan pendekatan terintegrasi yang berfokus pada upaya promotif, preventif, dan kuratif dalam mencegah dan menangani stunting secara komprehensif dengan melibatkan berbagai pihak, mulai dari tenaga kesehatan hingga peran aktif keluarga dan pemerintah desa.
Meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat tentang stunting, mulai dari deteksi dini, pencegahan hingga penanganan.
Meningkatkan status kesehatan balita melalui pemantauan dan intervensi gizi.
Meningkatkan keterampilan masyarakat dalam praktik PMBA (Pemberian Makan Bayi dan Anak).
Mendorong deteksi dini tumbuh kembang balita melalui SDIDTK (Stimulasi, Deteksi, dan Intervensi Dini Tumbuh Kembang).
Menyediakan perawatan dan edukasi kesehatan gigi anak.
Melakukan tatalaksana masalah gizi dan penguatan sistem rujukan kasus ke Puskesmas atau RS.
Melaksanakan advokasi terhadap jenis dan jumlah PMT berbasis dana desa sesuai kebutuhan anak.
Menurunkan angka stunting di wilayah kerja secara berkelanjutan.
Kegiatan KIS SEGAR dilaksanakan secara periodik di Posyandu, balai desa, dan fasilitas kesehatan masyarakat lainnya. Beberapa kegiatan utama yang dilakukan meliputi:
Pemantauan pertumbuhan balita (berat badan, tinggi badan, lingkar kepala)
Pemeriksaan kesehatan umum balita oleh dokter dan bidan
Penilaian tumbuh kembang dengan SDIDTK (Stimulasi, Deteksi, dan Intervensi Dini Tumbuh Kembang)
Pemeriksaan dan edukasi kesehatan gigi anak oleh dokter gigi
Konseling gizi mendalam untuk ibu balita oleh nutrisionis
Deteksi dini risiko stunting dan gangguan tumbuh kembang lainnya
Pemberian PMT (Pemberian Makanan Tambahan) sesuai kondisi gizi balita
Rujukan kasus gizi buruk atau stunting berat ke Puskesmas atau Rumah Sakit
Advokasi dan koordinasi dengan pemerintah desa terkait jenis dan jumlah PMT melalui dana desa
Pelaksanaan KIS SEGAR difasilitasi oleh tim kesehatan dari UPTD Puskesmas Kunir yang terdiri dari:
- Dokter
- Dokter Gigi
- Bidan
-Nutrisionis
- PPD Desa
Mereka berperan aktif dalam edukasi, pemeriksaan, tatalaksana, dan pendampingan keluarga serta balita berisiko stunting di tingkat desa. Kolaborasi lintas profesi ini menjadi kekuatan utama dalam mendorong intervensi yang tepat sasaran dan berkelanjutan.
Melalui inovasi KIS SEGAR, Puskesmas Kunir berharap dapat menciptakan ekosistem yang mendukung tumbuh kembang optimal bagi setiap anak. Dengan pendekatan kolaboratif antara petugas kesehatan, kader, keluarga, dan pemerintah desa, penurunan stunting bukan hanya target angka, tetapi menjadi gerakan bersama menuju generasi sehat, cerdas, dan unggul.